Sejarah Sholat Tarawih Di Bulan Ramadhan

TRANSRAKYAT - Rabu, 14 April 2021 - 14:44 WIB
Sejarah Sholat Tarawih Di Bulan Ramadhan
Foto Ilustrasi - (TRANSRAKYAT)
Penulis
|
Editor

TransRakyat.com – Dalam buku Sejarah Tarawih menjelaskan, istilah Tarawih tidak dikenal oleh Nabi Muhammad SAW dan juga oleh sahabat Abu Bakar RA.
Karena memang dulu, Nabi Muhammad SAW menyebutnya bukan dengan istilah Tarawih, tapi dengan nama “Qiyam Ramadhan” yakni penghidupan atas malam Ramadhan. Maksudnya adalah “Ibadah guna menghidup malam-malam Ramadhan.”

Kata Tarawih itu adalah bentuk plural (Jamak) dari single tarwiih. Tarwiih adalah bentuk masdar, kata sifat atau hasil kerja dari kata kerja rawwaha yurawwihu.

Baca Juga : Gabungan Elemen Masyarakat Lebak Buka Warung Takjil

Munculnya nama Tarawih, yaitu sebagai istilah yang di pakai oleh banyak atau hampir seluruh ulama untuk menyebut sholat sunnah malam Ramadhan, ini bisa jadi ada beberapa kemungkinan. Salah satunya adalah apa yang terjadi pada masa Umar bin al-Khattab menjabat.

Dari riwayat Imam al-Marwadzi dalam kitabnya Kitab Qiyam Ramadhan, dari al-Hasan, Umar RA memerintahkan Ubai untuk menjadi imam pada Qiyam Ramadhan dan mereka tidur pada seperempat pertama malam, lalu mengerjakan sholat pada 2/4 malam setelahnya, dan selesai pada 1/4 malam terakhir. Mereka pun pulang dan sahur.

READ  Gauli Istri Saat Bulan Ramadhan, Bolehkah ?
Halaman:
1
2

1 Komentar pada “Sejarah Sholat Tarawih Di Bulan Ramadhan”

  1. […] Baca Juga : Sejarah Sholat Tarawih Di Bulan Ramadhan […]

Tinggalkan Komentar

https://transrakyat.com/wp-content/uploads/2022/05/IMG-20220512-WA0078.jpg

Kak Seto Beri Penghargaan Kapolres Bogor

Aksi Heroik Anggota Satlantas Polres Lebak Uji Nyali Mandikan ODGJ

Viral Kapolsek Klapanunggal Bersama Dinsos Bogor Datangi Rumah Egi

Toko Adat Baduy Menangis Atas Pengrusakan Gunung Liman

Close Ads X