Selama 3 hari disekap, Rini menerima pukulan dan tendangan sehingga kepalanya bocor, badannya lebam-lebam.
“Korban berhasil kabur saat pelaku tidur dan meminta pertolongan warga. Saat kabur, rante gembok di leher korban masih terpasang,” kata kanit reskrim.
Begitu mendapat laporan warga dan melihat kondisi korban, petugas langsung bergerak ke kos pelaku di Jalan Elang dan mengamankannya. Sementara korban di bawa ke rumah sakit Bhayangkara untuk berobat.
“Saat ini pelaku sudah kita amankan untuk proses hukum,” ujar kanit.
Baca Juga : Padepokan Semar Mesem Adakan Do’a Bersama
Sementara pelaku mengaku, memukuli korban karena cemburu dan menduga ada pria lain dalam hubungan mereka. “Ada pacarnya lagi selain saya. Dia mulai sering menghindar jika saya ajak ketemu,” kata Poltak.
Sedangkan korban mengakui belakangan ini berupaya menghindari Poltak setelah mengetahui kekasihnya itu mengonsumsi narkoba jenis sabu. “Kulihat dia (Poltak) sudah menyabu-nyabu, aku takut. Dia pun kasar dengan anakku, makanya dia mulai kujauhi,” kata Rini terisak. Wajahnya tampak lebam dan sekujur tubuhnya memar membiru. (Red)
Berita Terkait : https://www.beritajuang.com/11288/2-kakek-ditangkap-atas-pencabulan-terhadap-anak-usia-8-tahun/