Baralak Soroti Keras Pengurugan Tanah Merah Tol Serang-Panimbang Diduga Ilegal

TRANSRAKYAT - Jumat, 12 Agustus 2022 - 15:21 WIB
Baralak Soroti Keras Pengurugan Tanah Merah Tol Serang-Panimbang Diduga Ilegal
 - (TRANSRAKYAT)
Penulis
|
Editor

LEBAK – Ketua Umum Barisan Rakyat Lawan Korupsi (Baralak) Yudistira mengungkapkan, pasokan tanah merah untuk proyek Tol Serang-Panimbang di Kabupaten Lebak diduga dilakukan secara ilegal. Bahkan, ia menyebut, adanya dugaan konspirasi antara oknum pihak PT. Wika dengan pengusaha yang menyalurkan tanah merah tersebut.

“Kami menduga keras adanya konspirasi dalam pengurugan proyek Tol Serang Panimbang ini. Tentu kami memiliki dasar yang kuat, setelah kami investigasi kelapangan, mereka diduga tidak melaksanakan apa yang di atur dalam aturan yang berlaku,”tegas Ketua Umum Baralak Yudistira pada awak media, Jumat (12/8/2022).

Yudistira juga menduga keras adanya monopoli yang dilakukan oleh salah satu oknum pihak PT. Wika dengan pengusaha berinial G, yang diduga menjadi satu-satunya pemasok tanah merah di Proyek tersebut. Hal itu, kata dia, karena banyak pengusaha galian yang ingin masuk ke PT. Wika dengan dokumen yang lengkap, namun tidak bisa masuk.

“Kedua oknum ini membuat pola yang sangat bagus, sehingga yang lain tidak bisa masuk. Namun, fakta dilapangan, penggalian yang titik kordinatnya ada di Cikulur, ternyata itu tidak ada. Sehingga, untuk memenuhi kebutuan pengurugan Jalan Tol Serang Panimbang itu mereka melakukan penggalian tanah diduga secara ilegal,”tegasnya.

“Saya juga menduga kuat adanya konspirasi untuk kepentingan diri sendiri. Padahal kegiatan proyeksi Tol Serang Panimbang ini kan mestinya terbuka. Pak Presiden Jokowi Dodo sendiri bilang bahwa dalam pelaksanaan Proyek Tol Serang Panimbang tidak ada seorang pun yang merasa dirugikan. Tapi, faktanya ada yang dirugikan. Kemudian mereka juga diduga membeli tanah dengan harga yang murah,”ungkap Yudistira.

“Mereka mendepositkan uang disitu, sehingga para pengusaha pengusaha yang ada di bawah, khususnya Lebak, tidak bisa langsung ke Wika, padahal kan harusnya bisa. Mirisnya lagi, pengusaha yang lain itu harus melalui pak G atas sepengetahuan salah satu oknum pihak PT. Wika yang punya kebijakan penuh terhadap kegiatan tersebut. Jelas ini ada kongkalikong,”tegas Yudistira.

READ  WBK Maju ke TPN, Itjen Kemenkumham Ganjar Penghargaaan Lapas Rangkasbitung

“Kita berbicara fakta, seperti ada pengusaha tanah merah dan tanah tersebut padahal masuk kualifikasi pengurugan, tapi tetap gak bisa masuk. Lebih ironi lagi, itu diduga ditunjuk kepada salah satu pengusaha saja,”tandas Yudistira.

Sementara itu, salah satu pihak dari PT. Wika berinisial D yang disebut-sebut aktivis Baralak yang bertanggung jawab penuh soal pengurugan tanah Tol Serang- Panimbang ketika di konfirmasi, D tidak menjawab. Padahal Pesan Whatsapp yang di kirim centang biru dua.

Begitupun G, salah satu pengusaha yang di sebut Aktivis Baralak yang diduga satu-satunya menjadi pemasok galian tanah merah Tol Serang-Panimbang, G juga tidak menjawab. Padahal, pesan Whatsapp yang di kirim centang biru dua.

(*Mas Dri/RED)

Komentar telah ditutup.

Terkini Lainnya

Bawaslu Kabupaten Lebak Bungkam Soal Dugaan ASN Masih Menjadi Panwascam

Bawaslu Kabupaten Lebak Bungkam Soal Dugaan ASN Masih Menjadi Panwascam

Uncategorized
Hasil Laporan atau Aduan Masyarakat Tahun 2022, Ombudsman Banten Selamatkan 7,5 Kerugian Masyarakat

Hasil Laporan atau Aduan Masyarakat Tahun 2022, Ombudsman Banten Selamatkan 7,5 Kerugian Masyarakat

Banten
Puluhan Rumah Milik Warga Di Gunung Anten Terendam Banjir

Puluhan Rumah Milik Warga Di Gunung Anten Terendam Banjir

Kabupaten Lebak
Reuni Alumni Stambuk 98 FH USU, Kangen-kangenan Hingga Renovasi Bangun International Class

Reuni Alumni Stambuk 98 FH USU, Kangen-kangenan Hingga Renovasi Bangun International Class

JAKARTA
FISIP Universitas Pamulang Kota Serang Gelar Seminar Nasional “Pilkada dan Arah Pembangunan Provinsi Banten”

FISIP Universitas Pamulang Kota Serang Gelar Seminar Nasional “Pilkada dan Arah Pembangunan Provinsi Banten”

Banten   Nasional   Terkini   Trending
Relawan Kembali Sosialisasikan Andra Soni Calon Gubernur Banten

Relawan Kembali Sosialisasikan Andra Soni Calon Gubernur Banten

Banten
PN Cikarang Diminta Objektif Tangani Perkara Dugaan Penipuan dan Pemalsuan Terdakwa Setyawan Priyambodo

PN Cikarang Diminta Objektif Tangani Perkara Dugaan Penipuan dan Pemalsuan Terdakwa Setyawan Priyambodo

Berita
Meski Kejagung RI Membantah, KSST  Tetap Meyakini Terjadi Dugaan Korupsi Dalam Lelang Saham PT. GBU yang Merugikan Negara  Sedikitnya Sebesar Rp. 9,7 Triliun

Meski Kejagung RI Membantah, KSST  Tetap Meyakini Terjadi Dugaan Korupsi Dalam Lelang Saham PT. GBU yang Merugikan Negara  Sedikitnya Sebesar Rp. 9,7 Triliun

Hukum & Kriminal
Emak-emak Militan di Pandeglang Siap Menangkan Andra Soni Gubernur Banten Sekali Putaran

Emak-emak Militan di Pandeglang Siap Menangkan Andra Soni Gubernur Banten Sekali Putaran

Banten
Gen Z Milenial Kota Serang Deklarasi Andra Soni Calon Gubernur Banten

Gen Z Milenial Kota Serang Deklarasi Andra Soni Calon Gubernur Banten

Berita
Gen Z Milenial Relawan Jokowi Bergerak Bersama Prabowo Serang Masif Deklarasikan Andra Soni Calon Gubernur Banten

Gen Z Milenial Relawan Jokowi Bergerak Bersama Prabowo Serang Masif Deklarasikan Andra Soni Calon Gubernur Banten

Daerah
Gen Z Relawan Jokowi Bergerak Bersama Prabowo Cilegon Teriakan Andra Soni Gubernur Banten

Gen Z Relawan Jokowi Bergerak Bersama Prabowo Cilegon Teriakan Andra Soni Gubernur Banten

Berita
Terjadi Gotong Royong Dalam Dugaan Korupsi Lelang Saham PT GBU, Jampidsus Febri Ardiansyah dan Andrew Hidayat, Eks Terpidana Kasus Korupsi Dilaporkan ke KPK

Terjadi Gotong Royong Dalam Dugaan Korupsi Lelang Saham PT GBU, Jampidsus Febri Ardiansyah dan Andrew Hidayat, Eks Terpidana Kasus Korupsi Dilaporkan ke KPK

Berita
https://transrakyat.com/wp-content/uploads/2022/05/IMG-20220512-WA0078.jpg

Kak Seto Beri Penghargaan Kapolres Bogor

Aksi Heroik Anggota Satlantas Polres Lebak Uji Nyali Mandikan ODGJ

Viral Kapolsek Klapanunggal Bersama Dinsos Bogor Datangi Rumah Egi

Toko Adat Baduy Menangis Atas Pengrusakan Gunung Liman

Close Ads X