Direktur riset Indopublika Research dan Consulting : Duet Khofifah – Kharisma di Pilkada Jatim Melejit

TRANSRAKYAT - Sabtu, 18 Mei 2024 - 08:45 WIB
Direktur riset Indopublika Research dan Consulting : Duet Khofifah – Kharisma di Pilkada Jatim Melejit
 - (TRANSRAKYAT)
Penulis
|
Editor


“Survei tersebut tentu memuat komponen partisipasi publik (representativeness) dan riset ilmiah (scientificness). Untuk mendapatkan validitas data, pengerjaannya tentu melalui proses dan metodologi yang ketat. Karena itu, riset dan survei menjadi halaman awal masyarakat melihat dinamika pra-pilkada,” terang Muchlas.


Menurut Muchlas, berdasarkan sejumlah survei, di luar election coalition, nama petahana Khofifah Indar Parawansa masih bertengger sebagai figur dengan angka keterpilihan paling besar, bahkan di atas 40%. Berderet nama lain di bawahnya seperti Ketua Gerindra Jatim, Anwar Sadad, Ketua Golkar Jatim, M. Sarmuji, mantan Ketua PWNU Jatim, KH Marzuki Mustamar, dan Menaker RI, Ifa Fauziyah.


Bagi Muchlas, justru perang wakil yang sangat mungkin membuat atmosfer Pilkada Jatim akan lebih kompetitif. Sederet nama calon gubernur potensial dalam jajak pendapat tak mampu menembus angka aman 50%. Karena itu, kekuatan partai koalisi dan calon wakil punya andil signifikan.


“Elektabilitas incumbent Khofifah per hari ini di angka 40%. Pilihan figur pendamping pada Pilkada 2024 akan sangat menentukan kekuatan elektoralnya. Meski memang, Khofifah berulang kali memberi sinyal politik untuk tetap menggandeng Emil,” kata Muchlas.


“Elektabilitas Emil memang menempati ranking 1 dalam bursa wakil gubernur Jatim sejauh ini. Tetapi, sebagai political force pemenangan Prabowo-Gibran pada pemilu lalu, bukan tidak mungkin Emil bakal ditunjuk menteri. Lalu siapa figur alternatif potensial pendamping Khofifah?” lanjut dia.


Diterangkan Muchlas, munculnya nama anyar Sekretaris DPD Partai Gerindra Jatim, Kharisma Febriansyah, yang digadang mendampingi Khofifah juga bisa menjadi duet yang bernas. Bahkan dalam simulasi survei, Khofifah-Kharisma mendapat suara lebih dari 50%.


“Kharisma tentu cocok dan pas dampingi Khofifah. Sebagai representasi figur muda-milenial, tentu sosoknya relevan dengan preferensi politik anak muda dan generasi Z. Bagaimanapun, segmen pemilih muda tercatat ada 6,3 juta, atau sekitar 20,34% dari total pemilih di Jawa Timur,” ungkap Muchlas.

READ  Ganjar Pranowo Kirimkan Logistik Untuk Korban Di NTT


“Selain Emil, Kharisma punya kans besar dampingi Khofifah pada pagelaran Pilkada Jatim besok. Dari banyak nama yang diradar, Kharisma adalah salah satu yang memiliki nilai plus untuk menyumbang kekuatan elektoral, dan diyakini bakal jadi dream team bersama Khofifah,” imbuh Muchlas.


Lanjut Muchlas, Khofifah-Kharisma layak bukan tanpa alasan. Pertama, di Jawa Timur, peta kekuatan politik parlemen Gerindra naik signifikan dibanding 2019. Pada Pemilu 2024, Gerinda berhasil menambah jumlah kursi dari 15 pada 2019 menjadi 21 pada 2024. Berbeda dengan PDIP yang justru merosot dari 27 jadi 21 kursi.


“Kekuatan parlemen Gerindra hari ini akan sangat membantu Khofifah untuk menggalang basis elektoral baru. Jangan lupa, Prabowo effect akan menjadi magnet politik untuk mencairkan pemilih Khofifah yang terkarantina. Efek elektoral Pilpres tentu akan menjadi akomodasi konkret untuk menggalang dukungan politik,” kata dia.


Kedua, lanjut Muchlas, meski tidak punya pengalaman sebagai eksekutif, Kharisma memiliki pengalaman kerja kampanye kreatif bersama Gerindra dan Prabowo. Pengalaman Kharisma sebagai Kepala Sekolah Kader DPP Gerindra dan kemenangan Prabowo di Jawa Timur menandakan dirinya adalah sosok yang kapabel dan luwes.


“Sebagai figur non-partai, Khofifah perlu sosok seperti Kharisma yang mampu mengakomodir suara di bawah dan atas. Di kalangan akar rumput, nama Kharisma lumayan populer di Jawa Timur, termasuk akses dan kedekatannya dengan elit politik atas lintar partai. Kharisma bisa jadi figur perekat semua partai koalisi pengusung Khofifah,” tegas Muchlas.


Ketiga, sebagai harmoni politik antara Khofifah dan Gerindra. Loyalitas Gerindra kepada Khofifah terlihat luar biasa. Meski Ketua DPD Gerindra juga memiliki angka elektabilitas cukup tinggi dan digadang mampu menyaingi Khofifah, tetapi mereka bersepakat sejak awal untuk setia dalam barisan pemenangan Ketum PP Muslimat NU itu.

READ  Pengamat Sebut PJ Bupati Muara Enim Tak Boleh Sewenang-Wenang Terkait Dugaan Korupsi


“Harmoni Khofifah dengan Gerindra tentu akan makin mesra dengan hadirnya Kharisma. Kemesraan ini akan juga menjadi modal untuk mendapatkan simpati pemilih Gerindra dan Prabowo di Jawa Timur lebih dari 16 juta suara. Tentu duet Khofifah-Kharisma memiliki kans menang dibanding alternatif wakil lain yang diradar survei hari ini,” tutupnya. (Dede) 

Komentar telah ditutup.

Terkini Lainnya

Bawaslu Kabupaten Lebak Bungkam Soal Dugaan ASN Masih Menjadi Panwascam

Bawaslu Kabupaten Lebak Bungkam Soal Dugaan ASN Masih Menjadi Panwascam

Uncategorized
Hasil Laporan atau Aduan Masyarakat Tahun 2022, Ombudsman Banten Selamatkan 7,5 Kerugian Masyarakat

Hasil Laporan atau Aduan Masyarakat Tahun 2022, Ombudsman Banten Selamatkan 7,5 Kerugian Masyarakat

Banten
Puluhan Rumah Milik Warga Di Gunung Anten Terendam Banjir

Puluhan Rumah Milik Warga Di Gunung Anten Terendam Banjir

Kabupaten Lebak
Reuni Alumni Stambuk 98 FH USU, Kangen-kangenan Hingga Renovasi Bangun International Class

Reuni Alumni Stambuk 98 FH USU, Kangen-kangenan Hingga Renovasi Bangun International Class

JAKARTA
FISIP Universitas Pamulang Kota Serang Gelar Seminar Nasional “Pilkada dan Arah Pembangunan Provinsi Banten”

FISIP Universitas Pamulang Kota Serang Gelar Seminar Nasional “Pilkada dan Arah Pembangunan Provinsi Banten”

Banten   Nasional   Terkini   Trending
Relawan Kembali Sosialisasikan Andra Soni Calon Gubernur Banten

Relawan Kembali Sosialisasikan Andra Soni Calon Gubernur Banten

Banten
PN Cikarang Diminta Objektif Tangani Perkara Dugaan Penipuan dan Pemalsuan Terdakwa Setyawan Priyambodo

PN Cikarang Diminta Objektif Tangani Perkara Dugaan Penipuan dan Pemalsuan Terdakwa Setyawan Priyambodo

Berita
Meski Kejagung RI Membantah, KSST  Tetap Meyakini Terjadi Dugaan Korupsi Dalam Lelang Saham PT. GBU yang Merugikan Negara  Sedikitnya Sebesar Rp. 9,7 Triliun

Meski Kejagung RI Membantah, KSST  Tetap Meyakini Terjadi Dugaan Korupsi Dalam Lelang Saham PT. GBU yang Merugikan Negara  Sedikitnya Sebesar Rp. 9,7 Triliun

Hukum & Kriminal
Emak-emak Militan di Pandeglang Siap Menangkan Andra Soni Gubernur Banten Sekali Putaran

Emak-emak Militan di Pandeglang Siap Menangkan Andra Soni Gubernur Banten Sekali Putaran

Banten
Gen Z Milenial Kota Serang Deklarasi Andra Soni Calon Gubernur Banten

Gen Z Milenial Kota Serang Deklarasi Andra Soni Calon Gubernur Banten

Berita
Gen Z Milenial Relawan Jokowi Bergerak Bersama Prabowo Serang Masif Deklarasikan Andra Soni Calon Gubernur Banten

Gen Z Milenial Relawan Jokowi Bergerak Bersama Prabowo Serang Masif Deklarasikan Andra Soni Calon Gubernur Banten

Daerah
Gen Z Relawan Jokowi Bergerak Bersama Prabowo Cilegon Teriakan Andra Soni Gubernur Banten

Gen Z Relawan Jokowi Bergerak Bersama Prabowo Cilegon Teriakan Andra Soni Gubernur Banten

Berita
Terjadi Gotong Royong Dalam Dugaan Korupsi Lelang Saham PT GBU, Jampidsus Febri Ardiansyah dan Andrew Hidayat, Eks Terpidana Kasus Korupsi Dilaporkan ke KPK

Terjadi Gotong Royong Dalam Dugaan Korupsi Lelang Saham PT GBU, Jampidsus Febri Ardiansyah dan Andrew Hidayat, Eks Terpidana Kasus Korupsi Dilaporkan ke KPK

Berita
https://transrakyat.com/wp-content/uploads/2022/05/IMG-20220512-WA0078.jpg

Kak Seto Beri Penghargaan Kapolres Bogor

Aksi Heroik Anggota Satlantas Polres Lebak Uji Nyali Mandikan ODGJ

Viral Kapolsek Klapanunggal Bersama Dinsos Bogor Datangi Rumah Egi

Toko Adat Baduy Menangis Atas Pengrusakan Gunung Liman

Close Ads X