Jaksa Agung Diminta Jadikan Veri Anggrijono Sebagai Tersangka Impor Baja

TRANSRAKYAT - Jumat, 7 Oktober 2022 - 23:09 WIB
Jaksa Agung Diminta Jadikan Veri Anggrijono Sebagai Tersangka Impor Baja
 - (TRANSRAKYAT)
Penulis
|
Editor

Jakarta – Komite Rakyat Nasional (Kornas) Jokowi menyoroti kasus dugaan korupsi keterlibatan Eks Plt Dirjen Perdagangan Luar Negeri pada Kementerian Perdagangan (Kemendag) Very Anggrijono. Hal tersebut ditegaskan oleh Sekjen Kornas Jokowi, Akrom Saleh Akib, Jumat (7/10).

“Kejagung sudah pernah memanggil Eks Plt Dirjen Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perdagangan, Very Anggrijono sebanyak dua kali terkait dugaan keterlibatannya korupsi soal impor baja periode 2016-2021. Tapi sampai saat ini beliau belum jadi tersangka,” ucap Sekjen Kornas Jokowi, Akrom Saleh Akib, Jumat (7/10).

Akrom mendesak Kejaksaan Agung agar menjadikan eks Plt Dirjen Perdagangan Luar Negeri itu sebagai tersangka bukan tanpa alasan. Karena orang yang paling bertanggung jawab dalam kasus impor besi dan baja yang merugikan negara Rp23,6 triliun.

Dikatakan Akrom, pada kasus ini penyidik Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung telah menetapkan sembilan tersangka, yakni tiga orang tersangka perorangan dan enam tersangka korporasi.

Dari tiga tersangka perorangan itu, dua di antaranya merupakan tersangka swasta dan satu orang tersangka dari Kementerian Perdagangan. Ketiga tersangka yakni Tahan Banurea Analis Muda Perdagangan Impor di Direktorat Jenderal Perdagangan Luar Negeri (Dirjen Daglu) Kementerian Perdagangan, Taufiq Manager PT Meraseti, dan pendiri PT Meraseti berinisial BHL atau Budi Hartono Linardi.

Menurut Akrom, para tersangka yang telah ditetapkan oleh Kejaksaan Agung berstatus staf dan bawahan dari Plt Dirjen Perdagangan Luar Negeri yang artinya merupakan suruhan bukan pengambil kebijakan.

Akrom berharap, dalam kasus impor besi atau baja yang merugikan negara, Kejaksaan Agung tidak ‘main mata’ dan segera menetapkan tersangka lainnya.

“Kami dari relawan Jokowi meminta Jaksa Agung tetapkan Very Anggrijono sebagai tersangka. Sebab pada saat pengajuan permohonan impor baja Very kala itu menjabat sebagai direktur impor perdagangan luar negeri. Jadi wajar dong Very jadi tersangka, pasalnya telah beredar surat dokumen impor dikalangan wartawan bila dokumen persetujuan impor baja itu terdapat tanda tangan Very Anggrijono sebagai direktur impor kala itu,” tutup Akrom.

READ  Gubernur Jawa Tengah Terima Kain Tenun dan Topi Khas Rote Tilangga

Komentar telah ditutup.

Terkini Lainnya

Bawaslu Kabupaten Lebak Bungkam Soal Dugaan ASN Masih Menjadi Panwascam

Bawaslu Kabupaten Lebak Bungkam Soal Dugaan ASN Masih Menjadi Panwascam

Uncategorized
Hasil Laporan atau Aduan Masyarakat Tahun 2022, Ombudsman Banten Selamatkan 7,5 Kerugian Masyarakat

Hasil Laporan atau Aduan Masyarakat Tahun 2022, Ombudsman Banten Selamatkan 7,5 Kerugian Masyarakat

Banten
Puluhan Rumah Milik Warga Di Gunung Anten Terendam Banjir

Puluhan Rumah Milik Warga Di Gunung Anten Terendam Banjir

Kabupaten Lebak
Reuni Alumni Stambuk 98 FH USU, Kangen-kangenan Hingga Renovasi Bangun International Class

Reuni Alumni Stambuk 98 FH USU, Kangen-kangenan Hingga Renovasi Bangun International Class

JAKARTA
FISIP Universitas Pamulang Kota Serang Gelar Seminar Nasional “Pilkada dan Arah Pembangunan Provinsi Banten”

FISIP Universitas Pamulang Kota Serang Gelar Seminar Nasional “Pilkada dan Arah Pembangunan Provinsi Banten”

Banten   Nasional   Terkini   Trending
Relawan Kembali Sosialisasikan Andra Soni Calon Gubernur Banten

Relawan Kembali Sosialisasikan Andra Soni Calon Gubernur Banten

Banten
PN Cikarang Diminta Objektif Tangani Perkara Dugaan Penipuan dan Pemalsuan Terdakwa Setyawan Priyambodo

PN Cikarang Diminta Objektif Tangani Perkara Dugaan Penipuan dan Pemalsuan Terdakwa Setyawan Priyambodo

Berita
Meski Kejagung RI Membantah, KSST  Tetap Meyakini Terjadi Dugaan Korupsi Dalam Lelang Saham PT. GBU yang Merugikan Negara  Sedikitnya Sebesar Rp. 9,7 Triliun

Meski Kejagung RI Membantah, KSST  Tetap Meyakini Terjadi Dugaan Korupsi Dalam Lelang Saham PT. GBU yang Merugikan Negara  Sedikitnya Sebesar Rp. 9,7 Triliun

Hukum & Kriminal
Emak-emak Militan di Pandeglang Siap Menangkan Andra Soni Gubernur Banten Sekali Putaran

Emak-emak Militan di Pandeglang Siap Menangkan Andra Soni Gubernur Banten Sekali Putaran

Banten
Gen Z Milenial Kota Serang Deklarasi Andra Soni Calon Gubernur Banten

Gen Z Milenial Kota Serang Deklarasi Andra Soni Calon Gubernur Banten

Berita
Gen Z Milenial Relawan Jokowi Bergerak Bersama Prabowo Serang Masif Deklarasikan Andra Soni Calon Gubernur Banten

Gen Z Milenial Relawan Jokowi Bergerak Bersama Prabowo Serang Masif Deklarasikan Andra Soni Calon Gubernur Banten

Daerah
Gen Z Relawan Jokowi Bergerak Bersama Prabowo Cilegon Teriakan Andra Soni Gubernur Banten

Gen Z Relawan Jokowi Bergerak Bersama Prabowo Cilegon Teriakan Andra Soni Gubernur Banten

Berita
Terjadi Gotong Royong Dalam Dugaan Korupsi Lelang Saham PT GBU, Jampidsus Febri Ardiansyah dan Andrew Hidayat, Eks Terpidana Kasus Korupsi Dilaporkan ke KPK

Terjadi Gotong Royong Dalam Dugaan Korupsi Lelang Saham PT GBU, Jampidsus Febri Ardiansyah dan Andrew Hidayat, Eks Terpidana Kasus Korupsi Dilaporkan ke KPK

Berita
https://transrakyat.com/wp-content/uploads/2022/05/IMG-20220512-WA0078.jpg

Kak Seto Beri Penghargaan Kapolres Bogor

Aksi Heroik Anggota Satlantas Polres Lebak Uji Nyali Mandikan ODGJ

Viral Kapolsek Klapanunggal Bersama Dinsos Bogor Datangi Rumah Egi

Toko Adat Baduy Menangis Atas Pengrusakan Gunung Liman

Close Ads X